INSECURE ?


Istilah insecure kerap kali terdengar di kalangan warga +62. Terlebih bagi pengguna sosial media, kata ini sudah tak asing lagi untuk mereka.

Merasa insecure ketika melakukan sesuatu itu hal yang wajar, kok. Namun, jika perasaan ini berlebihan dan dibiarkan terus menerus, akan menghambat kemajuan dirimu.

Contoh sederhananya adalah ketika kita dipandang sebelah mata oleh orang lain dan memandang spesial pada temen kita, otomatis kita merasa insecure alias minder.

Lantas apa yang harus dilakukan?

Umumnya, perasaan insecure ini disebabkan karena kurangnya rasa percaya diri dengan apa adanya dia. Kemudian dia memandang orang yang lebih baik lantas rasa minder itu muncul.

Jika dalam kasus itu dikaitkan dengan agama atau tingginya ilmu seseorang, perasaan insecure tak masalah karena bisa menjadi motivasi kita untuk setidaknya setara dengan orang tinggi ilmu itu.

Jika dalam kasus itu dikaitkan dengan fisik, kehidupan ekonomi, sosial, dan semacamnya, maka perasaan insecure tak boleh dibiarkan. Hilangkan segera. Mengapa? Karena hal ini menyebabkan seseorang tak bersyukur atas pemberian Allah terhadapnya.

Betapa banyak orang yang sudah diberi nikmat tapi dikarenakan melihat temannya yang jauh diatasnya, menjadikan ia over ingin lebih. Padahal tanpa ia ketahui, di luar sana tak sedikit yang membutuhkan uluran tangan kita.

Sungguh mulia seseorang yang ia selalu mengedepankan rasa syukur dalam hatinya.  Nikmat dunia sebesar apapun, ia selalu memandang orang yang dibawahnya. Menjadikan lisannya selalu dibasahi kalimat tahmid.

Inilah cara ampuh mengobati rasa insecure. Jangan membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain. Syukur harus selalu ada.

انظروا إلى من هو أسفل منكم ولا تنظروا إلى من هو فوقكم ، فهو أجدر أن لا تزدروا نعمة الله عليكم

Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam masalah ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tapi ingat! Dalam masalah agama dan akhirat, kita harus selalu melihat atas. Inilah insecure yang dibolehkan. Haruslah seseorang memandang bahwa amal sholeh yang ia lakukan tidak ada bandingannya dengan amal para Nabi dan para salaf jaman dulu. Hal ini menjadikan ia semangat meneladani mereka dalam meraih ilmu dan amal.

Last, jangan lupa perbaiki niat dimanapun dan apapun yang kita lakukan. Jadikan ridho Allah-lah yang utama. Menjadi diri yang berkualitas adalah hak kita.

Tak ada salahnya tuk terus mengupgrade diri kan?

Tips terakhir, agar kamu menjadi orang yang selalu bersyukur, sering-seringlah mengunjungi warga yang serba kekurangan. Mereka membutuhkan uluran tangan dan doa dari kita. Jangan siakan!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Takdir Allah itu Baik #1

Takdir Allah itu Baik #2

Good-Looking bukan Segalanya