Islam Memuliakan Wanita
Banyak anggapan bahwa Islam sangat mengekang wanita. Justru sebaliknya, Islam begitu memuliakan kaum hawa. Sebelum kita
membahas bagaimana Islam memuliakan wanita, alangkah baiknya kita me-refresh
bagaimana masyarakat zaman dahulu ketika memperlakukan wanita.
Wanita Dalam
Pandangan Orang-orang Yunani
Dalam
masyarakat yunani, mereka tidak memiliki kedudukan atau status yang mulia.
Bahkan ada keyakinan bahwa wanita adalah penyebab segala penderitaan dan
musibah yang menimpa manusia. Dan wanita dalah makhluk yang paling rendah
derajatnya. Kondisi mereka yang berada dalam puncak kehinaan, kerendahan dan
kehilangan martabat tersebut menyebabkan mereka tidak berhak duduk di meja
makan sebagaimana laki-laki, terlebih-lebih manakala ada tamu asing, maka
kedudukan wanita adalah sebagai seorang budak atau pelayan.
Kemudian berubahlah
opini penduduk Yunani, mereka hanyut dalam arus syahwat dan nafsu hewani, yang
mana mereka memberikan kebebasan bagi wanita dalam hal seksual belaka. Oleh karena
itu para pelacur dan pezina menempati kedudukan yang tinggi.
Wanita Di
Negeri India
Masyarakat
India mengganggap wanita sebagai budak dan mendudukkan laki-laki sebagaimana
kedudukan raja. Maka wanita selalu dibebani sebagai budak bagi ayah, suami, dan
anak-anaknya. Pada umumnya masyarakat India memiliki keyakinan bahwa wanita
adalah sumber kesalahan dan penyebab kemunduran akhlak maupun mental. Sehingga mereka
mengharamkan wanita dalam hak-hak pemerintahan dan warisan.
Bahkan mereka
tidak memiliki hak hidup setelah suaminya mati, sehingga dia harus mati di hari
kematian suaminya dan dibakar hidup-hidup bersama mayat suaminya dalam satu
tempat pembakaran. Adat tentang dibakarnya istri tatkala suaminya meninggal itu
terus berlanjut hingga terpancar cahaya Islam di seantero India khususnya
tatkala diperintah oleh raja yang shalih yang bernama Unak Dzaib rahimahullah.
Maka Islam telah menyelamatkan wanita dari dunia hitam tersebut dan telah
menyelapkan adat yang kejam dan menyiksa mereka.
Naudzubillah min dzalik. Kita berlindung kepada Allah dari segala hal buruk semacam itu.
Wanita di Mata Islam
Dari dua
pandangan masyarakat dahulu mengenai wanita diatas, semestinya kita sebagai seorang
wanita bersyukur karena Islam jauh lebih mendamaikan keadaan. Islam memuliakan
wanita lebih baik dari yang kita perkirakan. Islam tidak memandang bulu baik
dari kalangan anak-anak hingga lansia. Untuk yang masih berpikir wanita selalu
ada aturannya, Anda ada benarnya juga. Karena dari aturan itulah cara Islam menjaga
dan memuliakan seorang wanita.
Sebagaimana laki-laki, hak-hak wanita juga terjamin dalam Islam. Pada dasarnya, segala yang menjadi hak laki-laki, ia pun menjadi hak wanita. Agamanya, hartanya, kehormatannya, akalnya dan jiwanya terjamin dan dilindungi oleh syariat Islam sebagaimana kaum laki-laki. Diantara contoh yang terdapat dalam al Qur'an adalah wanita memiliki hak yang sama dengan laki-laki dalam beribadah dan mendapat pahala :
وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكّرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُلَئِكَ يَدْخُلُوْنَ الجَنَّةَ وَلاَ يُظْلَمُوْنَ نَقِيْرًا
"Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal sholeh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun." (QS. An Nisa [4]: 24)
Muhammad Thahih Asyur rahimahullah berkata, "Agama Islam sangat memperhatikan kebaikan urusan wanita. Bagaimana tidak, karena wanita adalah setengah dari jenis manusia, pendidik pertama dalam pendidikan jiwa sebelum yang lainnya, pendidikan yang berorientasi pada akal agar ia tidak terpengaruh dengan segala pengaruh buruk, dan juga hati agar ia tidak dimasuki pengaruh setan..
Islam adalah agama syariat dan aturan. Oleh karena itu ia datang untuk memperbaiki kondisi kaum wanita, mengangkat derajatnya, agar umat islam (dengan perannya) memiliki kesiapan untuk mencapai kemajuan dan memimpin dunia." (at Thahir wa Tanwir: 2/400-401)
Diantara aturan yang khusus bagi wanita adalah aturan dalam pakaian yang menutupi seluruh tubuh wanita. Aturan ini berbeda dengan kaum laki-laki. Allah memerintahkan demikian agar mereka dapat selamat dari mata-mata khianat kaum laki-laki dan tidak menjadi fitnah bagi mereka.
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِيْنَ يُدْنِيْنَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيْبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللّه غَفُوْرًا رَحِيْمًا
"Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.' Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal. karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al Ahzab [33]: 59)
Wanita pun diperintah oleh Allah untuk menjaga kehormatan mereka di hadapan laki-laki yang bukan suaminya dengan cara tidak bercampur baur dengan mereka, lebih banyak tinggal di rumah, menjaga pandangan. tidak memakai wangi-wangian saat keluar rumah, tidak merendahkan suara dan lain-lain.
وَقَرْنَ فِيْ بُيُوُتِكُنَّ وَلاَ تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الجَاهِلِيَّةِ الأُولَى
"Dan hendaklah kamu tetapi di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu." (QS. Al Ahzab [33]: 33)
Semua syariat yang Allah tetapkan ini dalam rangka menjaga dan memuliakan kaum wanita. Sungguh, Allah tidak pernah dzalim terhadap hamba-Nya. Seandainya ada perzinaan yang sedang merebak seperti zaman sekarang, hal ini terjadi karena kaum wanita tidak menjaga aturan Allah diatas. Mereka semena-mena meremehkan aturan yang sudah jelas tertera dalam kitab Al-Qur'an. Dan salah satu faktor penyebabnya adalah salah pergaulan. Wal'iyadzubillah.
Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah kepada kita semua dan menjaga kita para wanita dari pergaulan yang buruk. Aamiin.
Sekian. Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Referensi :
Buku "Mereka adalah Para Shahabiyat" (edisi Indonesia) yang kitab arabnya ditulis oleh Mahmud Mahdi Al-Istanbuli dan Musthafa Abu Nashr Asy-Syalabi
https://muslim.or.id/9166-islam-menjaga-dan-memuliakan-wanita.html

Komentar
Posting Komentar