Adakah Hikmah dibalik Pandemi?
Nikmat mana lagi yang kamu dustakan? Pandemi belum berlalu dan entah sampai kapan akan terus berlangsung. Setiap hari, semakin banyak terdengar kalimat istirja’ (innalillahi wa inna ilaihi raji’un) yang terucap. Begitu pula pamphlet-pamflet yang isinya kurang lebih seperti ini, “Telah meninggal ….”, menandakan adanya nyawa yang telah tercabut dan kembali ke pemilik-Nya. Pernahkah kita terpikirkan bahwa kita adalah makhluk yang semestinya bersyukur? Loh, kok bisa? Mari kita mencoba merenung sejenak bagaimana kehidupan kita sekarang. Meski penyakit merenggut nyawa seseorang yang berharga bagi kita, tapi sampai saat ini kita masih diberi kesempatan untuk hidup. Masih diberi kesehatan. Masih bisa bernapas dengan baik tanpa adanya bantuan alat oksigen. Tidakkah hal ini patut disyukuri? Lihat, betapa sayangnya Allah kepada kita. Dia masih memberikan kesempatan agar kita menjalani sisa umur dengan amalan-amalan baik, bukan amalan buruk. Disaat pandemi belum berakhir, terdengar kabar b...